Selasa, 13 Okt 2026
  • Akademi Tadabbur Quran : Terdepan Membangun Peradaban Qur`an dengan Tadabbur
TUTUP MENU

Dapatkan Semua Ampunan, Jangan Sisakan Dosa Sedikit Pun!

Oleh: KH. Bachtiar Nasir

Sepuluh hari pertama bulan Ramadhan sebentar lagi berlalu. Apakah dosa-dosa kita yang lalu telah diampuni? Ataukah justru dosa-dosa semakin menumpuk lantaran tak memanfaatkan momentun Ramadhan dengan baik?

Pada bulan suci Ramadhan ini, setiap muslim dianjurkan berupaya meraih ampunan Allah Ta’ala. Bila tidak demikian, ia akan tergolong orang yang merugi. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa mendapati Ramadhan, tetapi ia tidak memperoleh pengampunan Tuhan, maka ia sungguh termasuk orang yang jauh dari (rahmat) Allah SWT.” (HR. Tirmidzi)

Ramadhan adalah bulan rahmat. Ramadhan adalah bulan ampunan. Ramadhan adalah bulan memanen kebaikan. Bersihkan diri dari dosa-dosa! Sangat merugi jika keluar dari Ramadhan, sementara masih ada dosa yang tersisa. Ibarat qalbu, agar bisa bercahaya sempurna, maka perlu kita bersihkan dari noda-noda hitam. Bulan puasa bisa membakar semua dosa-dosa. Raih ampunan-Nya, dari yang paling biasa saja sampai yang paling besar.

Hampir semua aktivitas Ramadhan sesungguhnya adalah untuk membersihkan diri dari dosa-dosa. Namun harus menguatkan niat terlebih dahulu. Jika tidak berniat dengan sungguh-sungguh, bisa saja kurang semangat meraih ampunan-Nya. Jika tidak ada niat, kita bisa saja terperangkap oleh perangkap setan yang telah dikondisikan sebelum bulan puasa.

Oleh karena itu, saat bangun sahur perbanyaklah istighfar! Pada momen ini, Allah membentangkan semua rahmat-Nya di sepertiga malam bagi siapa saja yang memohon ampun. Dia pasti mengambulkan permohonan ampun hamba-Nya pada saat itu. Jadikan istighfar sebagai prioritas, bukan makan dan minum.

Saat menunaikan shalat subuh secara berjamaah, maka perbanyaklah istighfar. Usai shalat, duduk untuk tilawah dan zikir pagi lalu mohon ampun kepada-Nya. Pada saat niat puasa pun demikian, sertakan permohonan ampun kepada-Nya. Pada siang hari, sempatkan diri tilawah untuk menggapai ampunan-Nya pada setiap ayatnya. Lalu kemudian bersilaturahim, bersedekah, hingga bekerja keras pun sertai dengan memohon ampunan kepada-Nya.

Hal lain yang tak kalah penting, perbanyak amal saleh yang disembunyikan demi mendapatkan ampunan-Nya. Doakan ampunan untuk orang tua. Kurangi hal-hal bisa mendatangkan dosa seperti jaga mata, telinga, isan, dan jempol agar tidak ada dosa yang kita tumpuk di bulan Ramadhan, sementara yang ada belum diampuni. Niatkan semua momentun Ramadhan untuk memohon ampunan atas dosa-dosa. Jangan biarkan ada dosa yang tersisa!

Untuk mendapat ampunan itu, orang harus melakukan tobat. Tobat berarti meninggalkan dosa-dosa, baik kecil maupun besar, disertai penyesalan yang mendalam. Tobat juga berarti kembali ke jalan yang benar atau kembali ke posisi awal, posisi di mana manusia dekat dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Secara sufistik, tobat dipandang sebagai pangkal tolak atau tangga pertama dalam perjalanan menuju Allah (al-tawbah ashl kulli maqam). Jadi, pada momentum bulan suci, dapatkan semua smpunan dan jangan sisakan dosa sedikit pun!

Post Terkait

1 Komentar

Ula Ma'rifatul Mukaromah, S.E., Senin, 15 Nov 2021

Masya Allah Tabarokallah Tadz… Semoga kita semua bisa mendapatkan ampunan dan menjadi sebaik-baiknya hamba yg bertakwa serta mencari Ridho Allah

Balas

KELUAR